BANTEN | PATROLI TV — Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) BPPKB Banten Kecamatan Teluknaga menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Minggu (8/2/2026). Kegiatan berlangsung di kediaman Satgas Yanto, Kampung Suka Sari, RT 003/RW 004, Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten.
Musancab ini menjadi momentum penting dalam rangka konsolidasi Organisasi sekaligus persiapan restrukturisasi kepengurusan, menyusul akan berakhirnya masa berlaku Surat Keputusan (SK) DPAC se-Kabupaten Tangerang pada 15 Februari 2026.
Acara diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga seluruh jajaran DPAC Teluknaga dapat berkumpul dalam suasana penuh ke Keluargaan dan silaturahmi.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris DPAC Teluknaga, Hendri Ompreng, yang berharap Musancab berjalan lancar, tertib, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi Organisasi.
Dalam sambutannya, Ketua DPAC Teluknaga BPPKB Banten, Mandor Donie, menyampaikan hasil rapat koordinasi bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tangerang yang dihadiri oleh seluruh perwakilan DPAC se-Kabupaten Tangerang.
Ia menjelaskan bahwa masa berlaku SK seluruh DPAC akan berakhir pada 15 Februari 2026, sehingga setiap DPAC diwajibkan melaksanakan Musancab untuk melakukan pembaruan struktur kepengurusan.
“Berdasarkan hasil rapat di DPC Kabupaten Tangerang, seluruh DPAC se-Kabupaten Tangerang akan dilakukan pembaruan SK. Karena itu, kita diperintahkan untuk melaksanakan Musancab sebagai Forum musyawarah internal dalam menentukan kepengurusan DPAC ke depan,” ujar Mandor Donie.
Lebih lanjut, Mandor Donie menegaskan bahwa sesuai mekanisme Organisasi, pemilihan Ketua DPAC harus dilakukan setiap kali masa SK berakhir. Ia pun membuka ruang demokratis kepada seluruh jajaran DPAC dan Pengurus Ranting untuk mengajukan kader terbaik yang siap memimpin DPAC Teluknaga pada periode selanjutnya.
“Jika ada Kader yang siap dan berminat menjadi Ketua DPAC Teluknaga, silahkan diajukan. Saya akan menyampaikannya ke DPC Kabupaten Tangerang. Namun apabila seluruh jajaran masih mempercayakan amanah ini kepada saya, saya siap melanjutkan kepemimpinan,” tegasnya.
Hasil musyawarah secara mufakat menyepakati bahwa Mandor Donie kembali dipercaya memimpin DPAC Teluknaga BPPKB Banten untuk Periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi.
Keputusan tersebut disambut komitmen bersama untuk memperkuat soliditas Organisasi, meningkatkan kinerja, serta memperluas peran DPAC di tengah Masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Mandor Donie juga memaparkan rencana restrukturisasi (Reshuffle) kepengurusan DPAC Teluknaga guna menyesuaikan kebutuhan Organisasi dan meningkatkan efektivitas kerja di lapangan. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas internal serta menyelesaikan setiap persoalan melalui Forum Organisasi.
“Jika di kemudian hari terdapat perbedaan pendapat atau persoalan internal, jangan dibawa keluar rumah tangga Organisasi. Mari kita selesaikan secara baik-baik di internal DPAC Teluknaga agar tidak menimbulkan polemik di luar,” pesannya.
Adapun susunan awal hasil Reshuffle kepengurusan DPAC Teluknaga BPPKB Banten yang disampaikan dalam Musancab tersebut, yakni:
Wakil Ketua I: Waka Perex
Wakil Ketua II: Hendri Konde
Koordinator Lapangan (Korlap): Eman Beceng
Sekretaris: Hendri Ompreng
Wakil Sekretaris: Nana (sebelumnya Humas)
Humas: Yanto
Mandor Donie menjelaskan bahwa penunjukan struktur tersebut dilakukan berdasarkan pengalaman, loyalitas, serta kebutuhan Organisasi di lapangan, sehingga koordinasi kegiatan DPAC Teluknaga ke depan diharapkan semakin solid, terarah, dan responsif terhadap dinamika sosial di Masyarakat.
Dengan digelarnya Musancab ini, DPAC Teluknaga BPPKB Banten diharapkan semakin profesional, kompak, dan mampu menjalankan Program-program Organisasi secara optimal pada Periode 2026–2030, sekaligus memperkuat peran Organisasi dalam menjaga kondusivitas Wilayah Kecamatan Teluknaga. (rl/Nila)


