Asahan | Berdasarkan hasil pengecekan para Babinsa mencatat ketersediaan pupuk seperti jenis Urea, Phonska, SP36, ZA, dan pupuk organik saat ini di wilayah masih aman dan mencukupi. Semua ketersediaan barang tersebut masih dipatok dengan harga normal tidak melebihi dari ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetap Pemerintah. Ia memastikan kebutuhan pupuk dan obat-obatan pertanian khususnya pada musim tanam padi rendengan ini dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau. Babinsa di lapangan juga mengimbau agar para pelaku usaha toko tani turut mendukung program pertanian ini sehingga tujuan pemerintah mewujudkan swasembada pangan dapat tercapai dengan baik.
Dari
kegiatan ini kita dapat mengetahui jumlah stok pupuk sekaligus daftar harga
yang ada di wilayah, adapun sasaran pengecekan yaitu ketersediaan pupuk
bersubsidi sesuai jatah masing-masing desa, sehingga tidak ada penyimpangan dan
sesuai dengan alokasi kebutuhan di wilayahnya dan dari hasil pantauan Babinsa
melaporkan untuk harga Pupuk masih relatif normal, semuanya masih sesuai dengan
HET dan stoknya pun mencukupi hingga awal musim depan, dalam kesempatan
tersebut seperti halnya yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 07/Air Joman jajaran Kodim 0208/Asahan Serda Rinaldi Asmar
Tanjung turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan pendataan pupuk, kegiatan
Puanter yaitu pendataan harga dan pengecekan pupuk di toko Bapak Taufik, kegiatan
tersebut yang dilaksanakan bertempat di Lingkungan VI Binjai Serbangan Kecamatan
Air Joman Kabupaten Asahan, Minggu (02/08/2026).
Kegiatan
ini agar kita dapat mengetahui stok pupuk yang ada, sehingga dapat diantisipasi
dan dipastikan para petani tidak kesulitan mendapatkan pupuk dan yang lain nya,
terlebih pupuk bersubsidi. Pupuk bersubdisi itu hanya untuk petani yang tergabung
dalam kelompok tani dan jumlah petani sudah didata dengan baik, jadi untuk
petani dihimbau tidak perlu khawatir semua akan kebagian pupuk, meskipun
permintaan petani cukup tinggi di saat musim tanam berlangsung. Pengecekan ini
juga untuk mencegah apabila ada oknum-oknum, yang berusaha berbuat curang
dengan tindakan penimbunan maupun penyelewengan terhadap pupuk bersubsidi,
Karena dengan adanya pupuk yang sudah tersedia dengan cukup maka masa tanam
tidak akan mengalami kesulitan.Babinsa berharap untuk penyaluran atau
pendistribusian pupuk terutama pada musim tanam harus tepat sasaran kepada
petani sesuai data dan alokasinya. Untuk para petani apabila ada kendala di
lapangan yang tidak sesuai jangan sungkan untuk menyampaikan dan melaporkan
kepada aparatur yang ada desa, maupun dikecamatan setempat, seperti Babinsa
atau Bhabinkamtibmas.

%20(Copy).jpg)
