Tanjung Balai | Selain memantau area rawan, Babinsa turut menyosialisasikan larangan membakar lahan kepada masyarakat sekitar. Warga diimbau untuk aktif menjaga kelestarian lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dapat merusak ekosistem serta memicu bahaya asap. Hingga patroli berakhir, tidak ditemukan adanya titik api (hotspot) di wilayah tersebut. Situasi terpantau aman dan kondusif, dalam kesempatan tersebut seperti hal yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 17/Datuk Bandar jajaran Kodim 0208/Asahan Sertu Candra Kesuma dan Serda M Juhari turun kewilayah untuk melaksanakan kegiatan Penanggulangan Karhutla dan kegiatan Mitigasi di Wilayah Koramil 17/DB, Patroli Karhutla dilanjutkan dengan Sosialisasi kepada masyarakat dengan menghimbau untuk menjaga lingkungan dengan tidak membakar lahan. Sampai dengan saat ini belum ditemukan titik api, kegiatan tersebut yang dilaksanakan bertempat di Jalan Husni Thamrin Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai, Sabtu (26/09/2026).
Patroli
darat ini difokuskan pada pemantauan area terbuka serta area rawan terbakar
untuk memastikan wilayah binaan tetap aman dari ancaman kebakaran lahan. Seusai
menyusuri sejumlah titik rawan, Babinsa Koramil 17/DB melanjutkannya dengan
sosialisasi langsung kepada warga sekitar. Dalam imbauannya, Babinsa mengajak
masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan secara tegas
mengingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. "Membakar lahan
tidak hanya merusak ekosistem dan memicu polusi asap, tetapi juga memiliki
konsekuensi hukum yang tegas. Oleh karena itu, kami terus merangkul warga untuk
peduli dan bahu-membahu menjaga keamanan lingkungan dari bahaya Karhutla,"
ujarnya.
Dari
hasil penyisiran dan pantauan di lapangan hingga saat ini, tidak ditemukan
adanya titik api (hotspot) maupun indikasi pembakaran lahan di kawasan Jalan
Husni Thamrin dan sekitarnya. Situasi secara keseluruhan dilaporkan dalam
keadaan aman dan kondusif. Babinsa mengimbau warga agar segera melaporkan
kepada Babinsa atau pihak berwajib jika menemukan atau melihat adanya aktivitas
pembakaran lahan di wilayah mereka demi terciptanya lingkungan yang bersih,
sehat, dan bebas bencana asap. Sambil menyapa warga, Babinsa memberikan edukasi
mengenai bahaya serta dampak buruk pembakaran lahan secara sembarangan.
Kesadaran bersama dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas udara dan
kelestarian kawasan permukiman. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tidak
ada titik api yang terdeteksi. Babinsa juga mengajak seluruh elemen masyarakat
untuk saling mengingatkan dan segera melapor jika melihat tindakan pembakaran
lahan.

%20(Copy).jpeg)
