Asahan | Kegiatan pendampingan sebagai bagian dari upaya khusus Ketahanan Pangan ini merupakan tugas tambahan dari Komando atas. Untuk itu, sebagai petugas pendamping berharap kepada petani jangan Sungkan-sungkan jika membutuhkan bantuan Babinsa. Keikutsertaan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam membantu petani merupakan upaya khusus membantu program pemerintah daerah dalam mensukseskan swasembada pangan yang diwujudkan melalui pendampingan langsung ke sawah di wilayah binaannya.
dalam
kesempatan ini seperti yang dilakukan oleh Personel Bintara Pembina Desa
(Babinsa) Koramil 18/Meranti jajaran Kodim 0208/Asahan Kopda Rahmat Saleh turun
kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan ketahanan pangan, kegiatan
pendampingan hanpang membantu petani memupuk tanaman padi, kegiatan
pendampingan petani dalam program Hanpangan, kegiatan pendampingan petani
membantu pemupukan padi ikut terjun ke sawah bersama petani bahu membahu
menabur pupuk jenis,Urea,poskha sesuai kebutuhan tanaman bertujuan agar
memberikan motivasi semangat kepada petani dalam merawat tanaman padi hingga
mendapatkan hasil panen yang maksimal, kegiatan membantu petani memupuk tanaman
padi di sawah pada usia 50 hari setelah tanam (HST) atau pemupukan yang ke 2,
bersama dengan Bapak Rusman (Petani), kegiatan ini di laksanakan adalah bentuk
dari untuk meningkatkan ketahanan pangan padi di wilayah binaan.
Dalam
rangka untuk membantu dan mendampingi pemupukan serta perawatan bertujuan agar
pertumbuhan padi berkembang lebih sehat dan menghasilkan panen yang berlimpah
dan memuaskan, dengan membantu pemupukan di sawah serta perawatan tanaman padi
sebagai wujud kepada petani untuk mewujudkan Swasembada pangan dan tercapainya
hasil produksi yang baik, dengan membantu petani mulai dari proses penanaman
sampai tanaman dapat dipanen. Tujuan pemupukan ini yaitu untuk memberikan
kesuburan terhadap batang tanaman padi dan sebagai langkah dalam mengurangi
serangan hama tanaman padi. Pemupukan ini sebaiknya dilakukan secara serentak
supaya penanggulangan hama padi bisa berjalan dengan efektif. Babinsa
mengatakan bercocok tanam padi di sawah menjadi aktifitas rutin dilakukan oleh
masyarakat yang tinggal di pedesaan, karena hal itu juga merupakan salah satu
mata pencarian mereka. “Bagi para petani tentu sudah tidak asing dengan proses
pemupukan padi, rata-rata mereka sudah paham bagaimana cara memberi pupuk
dengan benar dan kapan jadwal padi diberi pupuk, meskipun demikian ada beberapa
petani yang belum begitu paham mengenai jadwal pemupukan padi. karena jika
tidak sesuai dengan aturan yang benar, maka dapat berakibat kurang baiknya
pertumbuhan tanaman padi.

%20(Copy).jpeg)
